Minggu, April 25, 2010

Jadi bulan-bulanan




Sabtu 24/4 kemarin, tim pro bisnis jadi bulan-bulanan tim lawan. Enam pemain yang seharusnya turun hanya ada tiga orang saja, aku, muri dan efan. Sementara lawan semuanya lengkap, bahkan banyak lagi yg lainnya. Dari pada kalah WO, kami yang cuma bertiga sepakat tetap main walau harus dibantai lawan. Babak pertama lawan menang 5-1. Babak kedua kami nyaris ambruk, penonton minta kami nyerah aja. Ya, akhirnya nyerah daripada jadi bulan-bulanan. Tapi aku merasa jadi benar-benar main sampai keringatan dan capek luar biasa. Biasanya anteng aja nunggu gawang lawan. Tapi permainan minggu kemaren aku berhasil menyumbang gol. Pas bola berada di kakiku dan langsung mengarah ke gawang, kebetulan kipernya jatuh, ya gol deh.. Untuk sementara aku tetap sebagai top skorer cewek dengan gol terbanyak 3 kali.
Sebentar lagi PWI cabang Riau mengadakan turnamen futsal antar media, putra dan putri. Kami sudah membuat tim dan akan berlatih supaya bisa menjadi pemenang, paling tidak tetap mempertahankan posisi kedua sewaktu turnamen futsal Chevron beberapa waktu lalu.


Senin, April 19, 2010

Berbagi Kebahagiaan


Salah satu media grup Kompas Tribun Pekanbaru merayakan hari jadinya yang
ketiga. Tribun juga membagi kebahagiaan mereka dengan mengunjungi redaksi
Riau Pos dengan membawa kue tart ulangtahun. Kedatangan Tribun dipimpin
langsung Pemimpin Redaksinya beserta beberapa awak redaksi dan disambut
Pemred Riau Pos bersama beberawa awak redaksinya pula di ruang rapat Riau
Pos. Acara cukup sederhana dengan menyanyikan lagu Selamat Ulang tahun dan
tiup lilin serta potong kue yang dinikmati seluruh awak redaksi yang berada
di kantor. Selamat Ulang Tahun Tribun Pekanbaru, semoga tambah jaya dan
mari bersama-sama kita mencerdaskan bangsa terutama di Bumi Lancang Kuning
tercinta ini.

Kamis, April 08, 2010

Pokoknya Denda, tu!!!




Dua weekend berturut-turut, aku, suami, dan dua anakku si sulung dan si bungsu menghabiskan sore jalan-jalan ke Mal SKA. Sengaja SKA yang kami pilih, sebab selain nyaman, jarak dengan rumah cukup dekat. Tak sampai dua kiloan. Sedangkan dua anakku lainnya, Ifa dan Zaki, masih sekolah. Mereka terpaksa kami tinggal.
Karena memang maunya jalan-jalan, kami menghabiskan waktu cukup lama di SKA. Sholat Ashar, Maghrib dan isya kami lakukan di mal ini yang menyediakan mushalla khusus perempuan di lantai dua dan laki-laki di lantai tiga.
Ngapain aja kok bisa selama itu? Yah..yang namanya lagi pengen jalan-jalan ada saja yang kami lakukan . Mulai dari pintu masuk kami langsung disambut bursa buku dan diskon 50 persen dari Mizan. Rasanya tak sanggup mengabaikan bookfair ini. lagsung saja masuk sambil melihat-lihat buku yang berkenan di hati. Akhirnya terbeli juga tiga buah buku.
Harganya memang relatif murah, bukunya juga bagus-bagus dan best seller. Terus keliling sambil diseret si bungsu di arena timezone. Main sebentar tak pake puas, sebab si kecil tak mau beranjak dari timezone tapi harus diakhiri. Lalu keliling mal. Pas lewat tempat karaoke keluarga, tergoda juga untuk bernyanyi ria agak satu jam. Kami berempat semuanya menyanyi. Untung dalam ruangan kedap suara. Tak ada yang bisa mendengar nyanyian kami. Entah musik lari atau suara yang tak pas, plus sumbang lagi! masa bodoh. Rasanya sudah seperti penyanyi ternama.
Pas pilih lagu yang enak untuk goyang, perasaan gatal-gatal bagian belakang biar segera berdiri dan bergoyang. Ya..dalam ruangan yang remang-remang akhirnya joget juga ngikuti irama. Entah berapa lagu yang sudah kami nyanyikan, tapi kok belum di off juga sampai saya harus keluar nanyain sama penjaganya, apakah waktu kami sudah habis atau belum.
Keluar karaoke kami Ashar-an dulu sesudah itu cari tempat makan. Pas lewat depan Papa Rons Pizza, si kecil minta mampir. Untung tadi pas masuk beli buku. So, pas nnggu pesanan bisa sambil baca_baca. Didukung tempatnya yang cukup nyaman, kami bisa sesantai mungkin. Menjelang maghrib baru keluar dan terus ke Hypermart. Biasalah di tempat ini setiap akhir pekan banyak tawaran belanja menarik. Sebagai IRT (Ibu Rumah Tangga), yang saya cari minyak goreng murah dan keperluan dapur lainnya yang lagi promosi. Nggak terasa sampai malam juga.
Sampai di rumah dua anakku yang ditinggal meradang. Mereka merajuk kenapa terus ditinggal. E...si kecil Mamnoor malah membisiki ke kakaknya kalau mereka habis makan pizza. Wah....bisa ditebak deh reaksi kakak dan abangnya, minta pizza juga malam itu. Terang aja nggak bisa. Sudah kecapaian. Biasalah..membujuk anak-anak pekan depan pasti dibawa. ''Oke, tapi sekarang harus beri kami jajan beli es krim,'' kata Ifa mulai mereda. ''Iya, pokoknya denda, tu,'' timpal Zaki. Lho.....????!!!!!