Rabu, Juni 24, 2009

Qilla Latihan Nari Dadakan


Hari ini Rabu (24/6), Aqilla mendadak diminta latihan nari untuk perpisahan kelas VI, Kamis, 25 Juni 2009. Terang aja kami pada heran. Apa bisa latihan cuma sehari untuk penampilan perpisahan besok.
Kata Papa: ''Bisa aja, kalau nari cuma begini'', sambil memperagakan gaya tari lenggak kanan lenggok kiri.
Kontan saja aksi Papa menimbulkan tawa kami semua. Sementara Qilla cuma menjawab, entahlah.
Jadinya, sepanjang Rabu Qilla sibuk dari pagi sampai sore.
Sebelum berangkat ke kantor sore hari, Aqilla sudah dapat bocoran kalau seluruh siswa kelas enam lulus semua. Dan Qilla juga sudah tahu kalau prestasinya di urutan keempat. Apapun hasilnya Alhamdulillah....Qilla sudah membuktikan selama ini dia tak pernah tergeser dari lima besar. ''Tapi nilainya baru bisa tahu hari Jumat, Ma,'' tambah Qilla.
Kami masih bingung kemana melanjutkan sekolah Qilla. Awal-awalnya memilih mondok saja, karena banyak nilai plusnya dibanding sekolah umum. Pondok yang sudah kami daftarkan di Dar El Hikmah, tempat Miftah dan Meimun mengabdi. Kenapa di sana yang menjadi pilihan, karena anak Meimun juga sekolah di sana. Sedangkan Raisa, anak teman mama, Yasrib dan Uus, sudah memilih pondok lainnya yang berada di Pekanbaru juga. Kalau nggak salah Pondok Pesantren Al Ihsan. Kata Uus Raisa tertarik di sana karena situasinya pondok banget. Masih banyak hutannya dan ada kolam ikan. Bangunannya pun seperti pondokan. Sekolahnya pun baru dua tahun berdiri.
Kata Papa Qilla, kalau sekolahnya masih baru, yang lain aja dulu. Jadinya, kami tak memilih di tempat Raisa. Walau aku penasaran banget seperti apa Uus menempatkan anaknya di pondok Al Ihsan. Pikirku, pasti ada nilai plusnya kenapa Uus setuju menyekolahkan anaknya di sana. Tapi keinginan itu belum juga terwujud sampai sekarang.
Selain mondok, ada juga keinginan lainnya untuk memasukkan Qilla di SMP pavorit saja. Kalau nilainya memang bagus dan masuk kategori, kenapa tidak dicoba saja. Yah...semua itu masih dipikirkan dulu, aksinya nanti setelah nilainya sudah diketahui.